 |
| Joe Satriani |
Dilahirkan di Westbury, NY, pada tanggal 15 Juli 1956, Satriani kecil mulai memainkan gitar pertamanya pada usia 14 tahun setelah terinspirasi oleh Jimi Hendrix walaupun pada mulanya ia tertarik pada drum. Dengan cepat Satriani mempelajari berbagai teknik bermain gitar, ia pun mulai mengajarkan keterampilannya ini kepada beberapa orang. Satriani menemukan semangat yang sama dari salah seorang muridnya yang bernama Steve Vai. Pada akhir tahun 1970-an, Satriani mulai mengajar di Berkley dan menghasilkan sejumlah gitaris berbakat seperti Kirk Hammet (Metallica), Larry La Londe (Primus), David Bryson (Counting Crows), dan gitaris Jazz Charlie Hunter.
Pada awal tahun 80-an, Satriani mendapat kesempatan untuk mengerjakan beberapa proyek serta tampil pada tur bersama Greg Kihn, ia juga merilis EP solo pada tahun 1984 yang keseluruhan proses produksi hingga rilis diurus oleh ia sendiri. Namun ketika salah seorang mantan muridnya, Steve Vai, tampil menjadi gitaris band solo David Lee Roth, nama Satriani pun mulai dikenal sebagai guru Vai, ketertarikan pada karakter permainan Satriani pun mulai bermunculan. Masa ketenaran Satriani pun dimulai dengan rilis album solo pertamanya yang berjudul 'Not This of Earth' yang otomatis menimbulkan reaksi dari komunitas gitaris Rock.
Nama Satriani mulai membumbung dan makin dikenal diseluruh dunia. Satriani juga mendapat kehormatan untuk tampil mendampingi Mick Jagger pada tur di Australia dan Jepang sekitar tahun 1987. Satriani kembali merilis album berturut-turut pada tahun 1988 dan 1989, yaitu album 'Dreaming #11' (1988) dan album 'Fliying in a Blue Dream'. Pada album tersebut Satriani juga tampil sebagai vokalis di beberapa lagu. Karir Satriani kembali menanjak ketika salah satu lagunya yang berjudul 'One Big Rush' menjadi salah satu lagu soundtrack film Say Anything.
Satriani mengawali tahun 90-an dengan mendapatkan gitar khusus dari Ibanez yang diberi nama Model JS Joe Satriani Model. Tahun 1992 'Satch' (panggilan akrab Satriani) merilis album The Extremist yang diikuti oleh double disc album Time Machine setahun kemudian. Pada tahun 1994 Satriani tampil sebagai addisional gitar pada tur Deep Purple sepeninggal Ritchie Blackmore dari Deep Purple. Satch juga mendapat tawaran untuk menjadi personel tetap Deep Purple namun tawaran itu ditolaknya karena ia lebih memilih untuk tetap ber-solo karir.
Tahun 1998 ia merilis album Crystal Planet. Satriani juga memulai proyek G3 bersama Steve Vai pada tahun 1996, sebuah proyek tahunan Satriani bersama gitaris-gitaris terbaik dunia lainnya. G3 juga merilis album dokumenter konser mereka berjudul G3: Live in Concert setahun kemudian. Pada tahun 2000 Satriani merilis album yang lebih musikal, Engines of Creation, yang setahun kemudian diikuti oleh album Live in San Fransisco. Album Engines of Creation kemudian mendapat penghargaan Grammy, setelah sukses mengadakan tur, Satriani kembali ke Studio rekaman. Ia pun mulai kembali menghasilkan beberapa album studio: Strange Beautiful Music (2002), Electric Joe Satriani: An Anthology (2003), diikuti oleh album Is There Love in Space (2004), Super Colossal (2005), dan Satriani Live! (2006).
(ensicklopedia rock)
 |
| Guns N' Roses |
"Guns N Roses", siapa yg tidak tahu ketenaran band besar ini. "Guns N Roses" adalah band yang terbentuk tahun 80an. Nama Guns n Roses sebenarnya terinspirasi dari nama Guns dari seorang yang bernama Guns dan Roses di ambil dari kata Axl Roses. Akan tetapi Guns di keluarkan dari Guns n Roses, nama Guns di kata Guns n Roses tetap di pertahankan Axl.
Personil Guns n Roses :
Axl Roses – Vokal
Adler – Drummer
Izzy Spark – Rhytem
Slash – Lead Gitar
Duff – Bass
Album Pertama : “Appetite for Destruction” – Welcome to the Jungle – It’so easy – Nightrain – Out ta get me – Mr. Brownstone – Anytings goes – Paradise city – My Michelle – Think about you – Sweet child o’mine – You’re crazy – Rocket queen Los Angeles.
Kalau ada grup rock yang namanya paling bersinar di awal tahun 1990-an, boleh jadi itu adalah "Guns’N'Roses". Hal itu bisa dilihat lewat sejumlah tembang mereka yang begitu sering dinyanyikan seperti You Could Be Mine yang menjadi lagu tema Terminator II : Judgment Day.
Sayang seperti grup lainnya, GNR belakangan diguncang oleh perseteruan antar personilnya yang tenggelam dalam penggunaan obat bius dan alkohol. Bahkan, saat ini tinggal Axl Rose saja yang masih bertahan sementara para personil lainnya hengkang baik karena dipecat langsung oleh sang vokalis yang dikenal memiliki temperamen meledak-ledak hingga mundur sendiri. Terakhir, reputasi GNR sendiri semakin tercoreng karena dibawah komando Axl, grup ini berulang kali gagal merilis album terbaru Chinese Democracy meski telah berulang kali menetapkan tanggal.
Nah, kabar terakhir ini bisa jadi merupakan tanda bagus : GNR bakal kembali ke formasi awal. Kabar bombastis itu untuk pertama kalinya dilontarkan oleh Steven Adler yang tak lain adalah drummer GNR formasi awal. "Aku telah bertemu Axl beberapa waktu lalu dan telah berbicara hingga pagi yang sekaligus untuk menyelesaikan semua perseteruan diantara kami selama ini.” “Aku telah melontarkan ide padanya supaya para personil lama Guns’N'Roses bisa tampil bareng lagi sebab kalau itu terjadi, hal ini bakal menjadi reuni terbesar dalam sejarah musik. Ketika ucapan itu kulontarkan, Axl cuma nyengir kemudian tertawa. Tapi jangan salah, justru anggota (baru) lainnya ternyata juga sama antusiasnya denganku.” “Mereka langsung berusaha membujuk Axl dan menyebut bahwa formasi kamilah yang terbaik sepanjang masa. Untuk masalah ini, aku telah berbicara dengan Slash (gitaris) dan Izzy Stradlin, dan mereka ternyata sama antusiasnya denganku. Sekarang semuanya tergantung Axl"
Tentang Guns N Roses:
Guns N Roses menjadi band rock terbesar di dunia pada tahun 1991-1992 saat double album mereka "Use Your Illusion" meledak di pasaran. Dengan formasinya saat itu Axl Rose (vocal),Slash (gitar),Izzy Stradlin (gitar), Duff Mckagan (Bass), Dizzy Reed (Keyboard), dan Matt Sorum (Drum). Pada tengah malam 17 September 1991 GNR menjadi band terhebat di dunia. Ratusan toko dibuka sampai pagi untuk menjual album Use Your Illusion yang terdiri dari dua album. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kedua album itu berada di peringkat pertama dan kedua album terlaris versi Billboard di AS.
Namun kebesaran dan kesuksesan GNR pada masa itu tidak serta merta menjadikan personel mereka lebih solid. Yang terjadi adalah ketika Izzy Stradlin secara mengejutkan mengundurkan diri dari GNR di pertengahan konser keliling dunia album Use Your Illusions (Use Your Illusion World Tours). Izzy digantikan oleh Gilby Clarke di pertengahan konser keliling dunia. Dapat dilihat pula dalam video klip “Don’t Cry”, di klip itu terselip gambar ketika salah seorang fans menempelkan sebuah tulisan di punggungnya “Where’s Izzy???”. Atau kejadian lainnya saat menjelang konser di Tokyo, ada poster juga bertuliskan “Who’s Gilby??” Membuktikan bahwa fans GNR sangat kehilangan sosok Izzy.
Nasib GNR berubah pada tahun 1994. mereka ribut satu sama lain, sering masuk pusat rehabilitasi ketergantungan narkotika, dan album The Spaghetti Incident? Gagal di pasaran.
Keretakan mereka dimulai dari sini.
Setelah itu mereka sempat berkumpul di sebuah studio di Los Angles untuk merekam album baru yang rencananya dirilis tahun 1995. namun, tak lama kemudian mereka dihinggapi penyakit yang sudah biasa diderita band-band lainnya: kebosanan. Mereka sudah terlalu kaya sehingga mereka berpikir tidak perlu melakukan apapun.
Rose mengangkat dirinya sendiri sebagai pemimpin proyek pembuatan album itu, tetapi dia jelas tidak bisa memimpin. Kebetulan pihak Geffen Records juga memanjakan GNR. Berkat hasil penjualan album yang mendatangkan keuntungan luar biasa besar, mereka memberikan keleluasaan yang istimewa kepada GNR untuk menulis dan merekam. Saat itu GNR sempat merilis single "Sympathy for the Devil" yang merupakan soundtrack dari sebuah film (Interview With the Vampire).
Apakah 2000′s era terburuk dalam sejarah musik rock?
60′s dan 70′s ?
Adalah zamannya para dewa2 musik rock (The Beatles, The Rolling Stones, Led Zeppelin, Black Sabbath, Queen, Ramones, dll). 80′s adalah zaman para anak-anak dewa dilahirkan (U2, Metallica, Guns N Roses, REM, Sonic Youth, dll). 90′s era alternative nation (Nirvana, Pearl Jam, OASIS, Radiohead, Rage Against The Machine, Red Hot Chili Peppers, Nine Inch Nails, dll). 2000′s ? Linkin Park? sucks!, My Chemical Romance? no!, Muse? eww! bagaimana menurut anda? (memang masih ada the White Stripes, The Strokes, System Of A Down, Coldplay, Arctic Monkeys, tapi mereka seperti kurang mendapat perhatian, dikalahkan oleh musik hip hop dan r&b yang kurang berseni!)
Pada tahun 1996 Slash meninggalkan GNR, diikuti oleh Matt Sorum (drum) dan Duff Mckagan (Bass). karena perencanaan album yang tidak kunjung kelar tersebut para personel GNR melepaskan diri. Dari para personel orisinal GNR (The Original Guns), tinggallah Rose seorang diri.
Robin Finck Cabut Dari Guns n Roses:Menjelang tur konsernya yang akan digelar pertengahan tahun 2008 ini, grup band Guns n Roses merasa panik. Pasalnya, tanpa ada sebab yang pasti, gitaris mereka Robin Finck hengkang. Seperti yang dilaporkan di situs resmi Grup band tersebut, kabarnya, Robin kembali bergabung dengan bandnya dahulu Nine Inch Nails (NIN) untuk menggelar turnya pada musim panas mendatang. Akibat keluarnya Robin itu, salah satu punggawa Guns n Roses, AXL merasa gusar. “Saat Robin keluar semua jadi kacau. Bukan hanya kami yang bingung, para fans kami juga menjadi bingung, dan mereka merasa agak kesal," tutur AXL dalam situs resminya. Bukan hanya kali ini Robin membuat ulah tersebut. Dirinya memang kerap keluar masuk dari Guns n Roses dan NIN. Seperti pada tahun 2000 silam, dirinya pernah keluar dari Guns n Roses untuk bergabung dengan NIN, dan ikut tur ke beberapa negara. Setelah tur konser tersebut berakhir ditahun 2001, dirinya kembali lagi bergabung dengan Guns n Roses. Untuk kemudian menjalani rangkaian tur bersama Guns n Roses dibeberapa negara Asia dan Eropa.
(berbagai sumber)
 |
| Metallica |
Metallica, begitulah dunia memanggilnya, band yang masuk dalam scene Underground pada awal tahun 1980-an, Metallica merupakan band mainstream Raksasa Pada masa tersebut, dengan penjualan album yang dahsyat mencapai 57 juta keping di Amerika dan mencapai angka 35 juta keping untuk luar Amerika sungguh prestasi yang dahsyat dan luar biasa, Awal sejarah band ini dimulai di California pada Tahun 1981, oleh drummer Lars Ulrich dan gitaris/vokalis James Hetfield. bassist Ron McGovny kemudian bergabung dan disusul Dave Mustaine. McGovney hengkang dari band setelah berkonflik dengan Mustaine dan posisinya diganti Cliff Burton. Sifat Mustaine yang agresif dan sering bermasalah dengan obat dan alkohol mengakibatkan dia dipecat oleh Ulrich dan Hetfield. Posisinya diisi Kirk Hammet (ex gitaris Exodus), seorang murid Joe Satriani. Setelah hengkang dari band, Mustaine kemudian membentuk Megadeth.
Band ini mendapatkan namanya sewaktu Ulrich diajak promoter Metal San Francisco, yang bernama Ron Quintana, untuk bantu memilih nama dari daftarnya untuk dijadikan nama majalah barunya. Di dalam daftarnya terdapat nama Metallica. Ulrich menyarankan Metal Mania untuk mejalah Quintana dan memilih Metallica untuk band yang baru dia bentuk. Bersama Megadeth, Slayer dan Anthrax, Metallica merupakan salah satu dari empat tokoh thrash metal pada era 1980an. Keempat band ini menjadi raksasa metal pada jamannya dengan skill dan ciri khasnya masing-masing.
Album pertama "Kill ‘Em All" dirilis pada tahun 1983 bersama perusahaan Megaforce. Album pertama ini menjadi contoh sound dasar Metallica untuk era 1980-an dengan khas vokal dan irama berat dari Hetfield. Di debut albumnya yg pertama ini, vocalnya James Hetfield masih nyaring, teriakanya masih melengking dan tidak berat, sehingga Metalnya terasa lebih “Trash”. Bagi para pendengar “pemula” di dunia Metal mungkin lagu-lagu di album ini kurang bisa dinikmati, meskipun secara melodi terutama di lagu Motorbreath, Jump in the fire dan Seek and Destroy sangat enak buat ”head banger”. Secara keseluruhan, lagu-lagu di album “Kill ‘Em All” berirama cepat dgn permainan gitar Kirk dan gebukan drum Lars yang sangat menonjol.
1984 Metallica merilis albumnya yg kedua yg bertitle “Ride the Lightning”. Yang menarik di album ini….ada satu lagu instrumental berjudul “The Call of Ktulu” dan lagu “slow” yg berjudul “Fade To Black” yang iramanya terasa berbeda dari lagu-lagu Metallica lainnya. Namun secara keseluruhan lagu-lagu di album yg kedua ini masih menonjolkan permainan gitar nan cepat dan gebukan drum yg bertenaga dgn dibarengi teriakan nyaring vokalisnya.
Album ketiga dgn title “Muster of Puppets” dirilis tahun 1985 setelah sebelumnya menandatangani kontrak dengan Elektra Records. Lagu-lagu di album ini meski iramanya lebih nge-thrash dari dua album sebelumnya tapi sangat “enak” buat didengerin dan musiknya bisa digumakan buat nge- “head banger” . Permainan gitarnya Kirk Hammett sangat dahsyat di album ini, teriakannya si James Hetfield juga makin berat bertenaga dan gebukan drum Lars Ulrich terasa lebih cepat menghentak tapi cabikan bass-nya Cliff Burton gak begitu terlihat karena tertutup dgn kedahsyatan permainan gitar Kirk.
Metallica mengibarkan bendera setengah tiang ketika tur di Eropa tahun 1986, ketika itu Metallica berduka akibat bassist Cliff Burton meninggal dunia di Swedia dalam kecelakan bus, sepeninggal Cliff posisi Bassist digantikan oleh Jason Newstead. Memasuki tahun1988 mereka membuat "…And Justice for All" dengan musik yang lebih kompleks dari album sebelumnya. …And Justice for all masuk nominasi Grammy dalam kategori Best Hard Rock/Metal Performance Vocal or Instrument namun penghargaan Grammy tersebut diraih dan jatuh ke tangan Jethro Tull. Pada tahun berikutnya Metallica baru memenangkan Penghargaan Grammy. Imbas dari penghargaan tersebut maka Video “One” diputar terus menerus oleh MTV.
Album berjudul "Metallica" yang sering disebut The Black Album dirilis 1991 dengan mentargetkan audiens yang jauh lebih luas. Album mencapai no. 1 dalam Billboard dan bersertifikasi platinum dalam beberapa minggu. Album ini menjadi album paling populer Metallica dan hit-nya “Enter Sandman” menjadi lagu Metallica yang paling dikenal luas. Dan bahkan menjadi lagu wajib bagi para Fans berat dari Metallica.
Kemudian pada "Load" (1996) dan "ReLoad" (1997), tempo metal yang cepat diganti dengan nada gitar yang bluesy, permainan slide guitar dan steel guitar, hurdy-gurdy dan violin. Sebagian fans menyindir mereka sebagai Poptalica, Alternica dan bahkan Lica saja. Untuk album berikutnya, mereka men-cover lagu-lagu dari sejumlah artis yang mempengaruhi mereka, mulai dari The Misfits, Thin Lizzy, Black Sabbath sampai ke Nick Cave dan Bob Seger. Tahun 1999, Metallica dilantik ke San Francisco Walk of Fame dan pada bulan berikutnya, mereka merekam dua pertunjukan dengan San Francisco Symphony Orchestra dan merilisnya dengan judul S&M.
Jason Newsted meninggalkan Metallica pada 2001. Berbagai wawancara mengungkapkan pengunduran dia diakibatkan keinginannya untuk membuat CD dan melakukan tur bersama band pribadinya, Echobrain, namun keinginan tersebut selalu dihadang oleh Hetfield. Setelah Newsted keluar posisinya diganti Robert Trujillo, ex bassist Suicidal Tendencies yang juga pernah main bersama band Ozzy Osbourne, Infectious Grooves dan Black Label Society. Sementara Newsted kemudian bergabung ke band legendaris thrash metal Kanada, Voivod, dan secara menarik menggantikan posisi Trujillo dalam Ozzfest 2003.
Metallica menciptakan kontroversi dengan menuntut Napster yang 300.000 anggotanya memperjual-belikan seluruh katalog lagu Metallica didalam situs. Mereka juga menuntut beberapa universitas yang mengizinkan Napster dioperasikan dalam kampus. Penuntutan ini mengakibatkan ejekan sejumlah situs yang mengatakan band yang mengawali karirnya dari scene underground yang sering memperjual-belikan rekaman bootleg live sudah menjadi mata duitan. Metallica menjawab apa yang mereka permasalahkan adalah perdagangan ilegal materi studio mereka, bukan bootleg live.
Setelah merilis album “Reload”, Metallica cukup lama tidak mengeluarkan album dikarenakan terlalu banyak masalah yang melingkupi para personelnya. Dari keluarnya sang bassist Jason Newsted sampe masuknya sang vokalis James Hetfield ke rehabilitasi ketergantungan obat dan masalah hukum dengan Napster membuat Metallica baru ngerilis album berikutnya di tahun 2003.
Album kedelapan mereka, "St. Anger" (2003), menanjak ke posisi no. 1 dalam chart. Album dibuat kasar dan tak terpoles untuk merespon ke pihak yang klaim Metallica telah kehilangan kekerasan sound mereka. Namun, sound kasar yang tanpa banyak gitar solo ini dikritik fans yang tidak menyukainya. Toko CD bekas dibanjiri CD yang dijual oleh fans yang kecewa. Meskipun dikritik, St. Anger memenangkan Grammy 2004.
Tahun 2006, Metallica mengakhiri kerjasama 15 tahun dengan produser Bob Rock dan menjalin kerjasama baru dengan produser legendaris Rick Rubin, yang biasa menangani album Beastie Boys, Red Hot Chili Peppers, Weezer, Audioslave, Slipknot, System of a Down, Johnny Cash, LL Cool J, Jay-Z dan Slayer. Walaupun band ini digosipkan bubar namun eksistensinya tetap ada dan terasa di blanktika musik metal dunia. "Aku salut dengan The Rolling Stones, Black Sabbath, dan Aerosmith yang masih tetap aktif sampai saat ini. Tapi masalahnya adalah musik The Rolling Stones tak 'seberat' musik Metallica, ungkap Lars."Metallica punya potensi untuk terus aktif sampai waktu yang cukup lama, tapi nggak tahu lagi kalau tangan, kaki dan punggungku sudah mulai mengeluh," lanjutnya.
(abay.blogspot)
 |
| Band Rock Skid Row |
Skid Row adalah sebuah grup band asal New Jersey
, Amerika Serikat
, yang beraliran "glam metal" ini terbentuk pada tahun 1986 dengan formasi awal Matt Fallon
, D
ave Sabo, Steve Brotherton
dan Rachel Bolan
.
Salah satu dari generasi terakhir grup “hair metal” yang sempat sukses dan mencetak hit sebelum digeser oleh aliran grunge di awal thn 90an, Skid Row, grup band asal New Jersey,Amerika, yang beraliran “glam metal” ini terbentuk pada tahun 1986 dengan formasi awal: Matt Fallon,Dave Sabo,Steve Brotherton & Rachel Bolan.
Pada awal masa pembentukan,mereka manggung di klab-klab lokal di bagian Timur,Amerika. Dengan dukungan dan support untuk menjadi band Rock terkenal,sang frotman Dave Sabo pd thn 1989, Skid Row dengan formasi baru Sebastian Bach,Dave Sabo,Scotti Hill,Rachel Bolan dan Rob Affuso akhrnya mampu menembus major record setelah dibantu oleh senior mereka,seorang frontman grup Rock, BON JOVI yang telah sukses terlebih dahulu, yg sama-sama berasal dr New Jersey,yaitu Jon Bon Jovi yg ternyata adalah teman baik Dave Sabo, Skid Row merilis album pertama mereka yg bertitel SKID ROW. Menyusul pada tahun 1991 Skid Row merilis album kedua mereka SLAVE TO THE GRIND.
Dua album yg cukup suskes dan mencuatkan nama Skid Row di belantika musik Rock papan atas ini tercatat mendapat masing-masing 5 dan 2 platinum dari angka penjualan album tersebut. dengan single “18 and life” dan lagu fenomenal mereka “I Remember You”. SLAVE TO THE GRIND berhasil masuk ke billboard chart. Pada tahun 1992 mereka merilis album ketiga B-SIDE OURSELVES dan pada tahun 1995 mereka merilis SUBHUMAN RACE yang secara mengejutkan berhasil nangkring di top 40 Billboard Chart, namun para pecinta musik Rock / Metal dan juga Fans mereka menilai Skid Row telah kehilangan warna musik mereka. Yah,kesuksesan kilat mereka langsung dihadapkan pada ujian-ujian berat, dipecatnya Sebastian Bach setelah rekaman untuk soundtrack film “Scream” bersama Alice cooper di tahun 1996.
Dikatakan, pemecatannya karena ulahnya yang sangat memalukan. Saat konser, Bach sempat kedapatan memakai t-shirt bertuliskan “AIDS KILLS FAGS DEAD”, ditambah Bach juga pernah melempar botol kaca ke arah crowd ditengah konser dan mengenai seorang penonton wanita. Dan masih banyak lg kelakuan-kelakuan Bach yg brutal. Pantaslah ia di juluki “The Beast”. Setelah keluar dari Skid Row, Sebastian Bach ber solo karir. Penggemar Skid Row, pelan tapi pasti mulai beralih,tidak lain karena munculnya aliran Grunge yg dipelopori oleh Kurt Cobain, NIRVANA yg berhasil meraih simpati dunia musik internasional dan mampu merajai tangga lagu – tangga lagu dunia pada tahun 92 an. Di tauhun 1995 Skid Row merilis The Best Album, 40 SEASONS.
Nama Skid Row mulai tenggelam. Pertengahan dekade 2000,mereka merekrut Johnny Solinger menggantikan Sebastian Bach dan menjalani tour sebagai band pembuka KISS. Di thn 2003 mereka merilis THICK SKIN dan menyusul pada tahun 2006 REVOLUTIONS PER MINUTE. Semenjak itu nama Skid Row semakin tenggelam. Ke eksis an mereka mulai pudar. Hanya saja penggemar setia nya dan pengamat musik serta kita yg menyukai musik Rock, tau bahwa Skid Row pernah berjaya dan mewarnai belantika musik Rock pd akhir dekade 80an, masa di mana musik Rock dan Metal jaya pada era 80 an.
(tomgtp)
Ditengah merebaknya anggapan publik dunia pada era awal hingga pertengahan 90-an bahwa style hair metal, speed metal, power metal, dll, band asal Texas ini muncul dan membuktikan bahwa anggapan tersebut adalah salah.
Dengan masih membawa pengaruh kental dari band-band metal era 80-an, mereka mulai menjajaki dunia industri musik di Amerika. Pantera mendobrak dengan debut album mereka Cowboys from hell pada tahun 1990. Album kedua mereka yang dirilis tahun 1992 Vulgar Display of Power yang membuat mereka menjadi band metal papan atas dan disejajarkan dengan band-band veteran seperti Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax, kesuseksan mereka pun disusul oleh beberapa pendatang baru seperti Sepultura dan White Zombie. Berikutnya mereka merilis album Far Beyond Driver pada tahun 1994, setelah menjalani tur panjang selama hampir dua tahun, mereka pun segera menjadi band teratas di Amerika dan album mereka menempati posisi teratas chart Top 200 Billboard dengan lead single "I'm Broken".
Ditengah puncak popularitasnya, mereka pun mulai mengalami konflik dalam tubuh band Pantera, kurang dari dua bulan pacsa rilisnya album The Great Shoutern Trendkill tahun 1996. Anselmo (vokal) mengalami overdosis heroin setelah konser mereka di Texas, ketegangan antara ia dan personel lainnya pun makin memuncak. Ditengah konflik intern tersebut, Anselmo mulai disibukkan dengan beberapa proyek pribadinya yang membuat ia semakin jauh dengan Pantera. Pada tahun 1997 mereka mengumpulkan materi untuk album live Official live: 101 Proof yang akan dirilis ketika sudah jelas bahwa mereka tidak akan merilis album studio selama beberapa waktu berikutnya. Tahun 2000 Pantera merilis album terakhir mereka dan merupakan album reuni mereka 'Reinventing the Steel'. Mereka pun kembali berpisah dan membentuk beberapa band seperti Damageplan, Down dan Superjoint Ritual.
Pantera secara resmi bubar pada tanggal 8 Desember 2004 ketika gitaris mereka Dimebag Darrell terbunuh saat mereka melakukan pertunjukan oleh fans-nya. Kasus pembunuhan ini kemudian mendapat sorotan media selama beberapa waktu. Ditengah rasa emosi dan penghargaan terhadap Band ini, muncullah kesepakatan untuk menetapkan Pantera sebagai band metal terbaik era awal hingga pertengahan 90-an dan tak ada satu pun band metal yang dapat menyamainya.
Damageplan, pembunuhan Darrell dan sesudahnya (2004-sekarang)
Setelah pecahnya Pantera, Darrell dan Vinnie membentuk band baru, Damageplan, dengan vokalis Pat Lachman dan bassis "Bob Zilla." Kelompok ini merilis album pertama mereka, New Found Power, pada bulan Februari tahun 2004. Album ini sukses secara komersial; lebih dari 44.000 eksemplar terjual dalam minggu pertama saja dan dalam waktu setahun lebih dari 100.000 eksemplar terjual. Namun, beberapa fans merasa bahwa materi Damageplan masih tidak sebagus Pantera.
Tragedi terjadi sementara band ini tampil di sebuah acara 8 Desember 2004 di Villa Alrosa di Columbus, Ohio. Ketika, kurang dari satu menit lagu pertama mereka, tiba-tiba mantan marinir yang dalam keadaan tidak stabil, Nathan Gale, 25 , melompat di atas panggung dan menembak sekaligus membunuh Darrell, 38. Gale juga membunuh Nathan Bray, 23, karyawan klub Erin Halk, 29, dan keamanan resmi Pantera Jeff "Mayhem" Thompson, 40, terluka.
Ketika Anselmo disebut sebagai akibat pembunuhan, Rita Haney, pacar Darrell, menjawab salah satu panggilan dari Anselmo dan berkata "blow [Anselmo's] head off" jika ia menghadiri pemakaman Darrell. Komentar umum yang dibuat oleh Phil Anselmo berikut ia telah menyarankan Darrel untuk bersatu kembali dengan band(Pantera) sebelum kematian Darrell. Namun, satu tahun setelah pembunuhan, Vinnie menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa reuni ini tidak akan pernah terjadi.
Pada tanggal 11 Mei 2006, VH1 Behind the Music yang menampilkan Pantera ditayangkan. Fokus tertuju pada pembunuhan Darrell, episode juga rinci membahas detailed the band's glam metal beginnings, sebuah kemajuan dalam popularitas setelah perubahan arah musik, dan konflik antara Anselmo dan saudara Abbott dalam setahun kemudian membuat mereka sedih
Ketika ditanya oleh Crave Musik di tahun 2006 jika ada kesempatan untuk melakukan rekonsiliasi dengan Phil Anselmo, Vinnie Paul menjawab "Tentu saja tidak.." mantan drummer Pantera memulai bekerja pada Hellyeah, sebuah kolaborasi antara dirinya dan anggota dari Mudvayne dan Nothingface. Kedua Anselmo dan Brown telah bersatu kembali dengan Down, dan didukung Heaven And Hell dan Megadeth pada tur Kanada mereka tahun 2007, serta mendukung Metallica pada World Tour Magnetic.
Pada tanggal 30 Maret 2010, Pantera akan merilis koleksi greatest-hits, berjudul "1990-2000: Sebuah Dekade Dominasi". Ini akan tersedia secara eksklusif di toko Walmart dan terdiri dari 10 lagu yang remastered.
(freackyboys)